Kotagede juga memiliki nilai sejarah tersendiri serta sebab musabab menjadi sentra kerajinan perak. Menurut Nia Wahyuningsih, pengrajin perak di HS Silver Kotagede, dahulunya daerah ini adalah ibu kota Kesultanan Mataram, namun akhirnya terpecah menjadi Kesultanan Yogyakarta dan Kesultanan Surakarta.
ANEKA kerajinan perak, mulai dari tea set, wadah sesaji, mangkuk, kotak cerutu, kotak perhiasan, hingga perhiasan, dijejer di ruang pamer Museum Sonobudoyo, Yogyakarta. Barang tersebut merupakan bukti kejayaan kerajinan perak di Yogyakarta. Selain kerajinan batik dan gerabah, Jogja juga dikenal sebagai kota kerajinan perak.
Kerajinan perak khas Jogja, tepatnya di daerah Kotagede, dapat memukau siapa pun yang melihatnya. Wisatawan dapat memilih souvenir perak dalam bentuk Desa wisata Kasongan merupakan daerah pemukiman para pengrajin dari tanah liat. Hasil yang ditawarkan adalah kerajinan dari gerabah, guci, pot bunga, lampu hias, miniatur alat transportasi
Berlokasi di Jalan Mondorakan Nomor 1, Kotagede, Yogyakarta, Harto Suhardjo Silver atau yang sering dikenal HS Silver ini merupakan salah satu pelopor kerajinan perak di Kotagede. Nama HS Silver diambil dari inisial nama pemiliknya. Jika berangkat dari XT Square Yogyakarta, kamu harus melalui Jalan Pramuka untuk menuju Kotagede.
.
pengrajin perak di yogyakarta